Skip to main content

hidup lagi

sudah lama dan sudah banyak cerita yang aku bagikan. banyak tokoh yang sudah "singgah" di hidupku. semua hal yang sudah aku lalui nampak begitu rumit sekarang. aku rasa semuanya mendewasakan dan mengajarkanku bagaimana hidup ini sebenarnya. 

tak banyak basa basi sekarang, aku hanya mengucapkan terimakasih untuk diriku atas segala yang sudah ia lewati selama ini. tahun ini ia berumur 20, meninggalkan teenage nya. ah rasanya baru kemarin aku jatuh cinta pada teman sekelasku saat masih kelas 1 smp, rasanya baru kemarin aku meninggalkan cinta, dan rasanya baru kemarin juga aku ditinggalkan cinta. sampai pada masa SMA aku menemukan dia yang awalnya kukira takkan ada rasa dengan nya dan kini malah menjadi tokoh utama di masa SMA ku. 

sekarang aku senang karna sudah melewati hari-hari yang rumit itu. kini aku menemukan tenang-ku. banyak cara menjadi tenang di youtube dan google tapi tidak ada yang benar-benar membuat ku tenang, memang betul kata pidi baiq "patah hati itu tidak ada jika kamu tidak menikmatinya"

terima kasih semuanya, aku hidup lagi 

Comments

Popular posts 🌻

Kamu bosan? Aku nggak (1)

"aku capek" Kata itu keluar dari mulut kecilnya yang sontak membuatku berhenti berjalan dan terdiam sejenak. Aku bingung dengan pernyataannya. Rasanya seperti dihantam badai besar. Tubuhku lemas membayangkan kata perpisahan darinya. Ah pikiran ku terlalu jauh. Hari ini adalah hari pertama kami bertemu kembali setelah semalam kami bertengkar di depan kedai kopi langganannya. Aku bingung. Apakah dia capek karena sudah berjalan menyusuri tepi pantai cukup jauh atau dia capek dengan hubungan ini. "apalagi salahku sampai dia bisa berbicara seperti itu? apalagi? semalam aku sudah mengalah dan bahkan aku yang meminta maaf terlebih dulu padahal aku tau aku nggak salah" Banyak pertanyaan berkumpul di kepalaku yang seolah ingin membunuhku. "kita duduk dulu yuk, sunset nya lagi bagus" Lagi-lagi aku menahannya. Aku nggak mau bertengkar dengannya saat ini. Aku harus tetap tenang menghadapi manusia yang sangat aneh ini. Aku nggak mau kehilangan dia. N...

Beda

"Ayo cepat! Larii, hahahhaha" Bahagianya Zico yang meneriaki aku dari jauh. Terlihat dia begitu bahagia dan tentu saja aku juga sangat bahagia dengan laki-laki tinggi berambut gondrong ini. Aku senang dengan Zico meski kami nggak ada hubungan spesial. Aku selalu bersama Zico, entah kenapa akhir-akhir ini setiap kegiatan aku selalu bersamanya sampai-sampai banyak orang yang mengira kalau aku dan Zico berpacaran. Apa mereka nggak tau kalau itu nggak akan mungkin terjadi? Hal yang cukup mustahil dalam hubungan ini. "Udah ah, aku capek" "Baru 2 putaran udah capek, cemen kamu Fi" Begitulah Zico, suka banget ngeledek aku bahkan kadang suka kelewatan tapi kenapa ya aku nggak pernah marah kalau diledekin dia? Zico emang beda banget dari teman-temanku yang lain .  Setiap Sabtu sore aku selalu nemenin dia lari di gor pusat, Zico suka banget olahraga dan kayanya dia bisa semua cabang olahraga deh. Kadang dia bisa olahraga seharian, paginya...